OPPapers.com Essay Index >> Social Issues >> The Distortion Of Indonesian Culture
We have many free term papers and essays on The Distortion Of Indonesian Culture. We also have a wide variety of research papers and book reports available to you for free. You can browse our collection of term papers or use our search engine.
The Distortion of Indonesian Culture. I.Pendahuluan Kebudayaan,adalah sebuah pola
yang terintegrasi dari pengetahuan manusia, kepercayaan, dan perilaku. ...
Submitted by morrizo on September 16, 2005
Category: Social Issues
Words: 4870 | Pages: 20
Views: 208
Popularity Rank: 49,054
Average Member Grade: N/A (Add a Comment / Grade this Paper)
I.Pendahuluan
Kebudayaan,adalah sebuah pola yang terintegrasi dari pengetahuan manusia, kepercayaan, dan perilaku. Kebudayaan, dapat didefinisikan, berisi bahasa, ide-ide, kepercayaan, kebiasaan,larangan-larangan, hukum,institusi, teknik, hasil karya seni, ritual, seremoni dan komponen lainnya yang terkait. Perkembangan kebudayaan tergantung kepada kapasitas manusia untuk belajar dan menerima pengetahuan yang kemudian diwariskan kepada generasinya.
[1]
Dengan melihat kebudayaan, sebagai contoh kebudayaan Jepang, atau kebudayaan Barat dapat dilihat nilai-nilai yang memiliki banyak perbedaan yang dijalankan didalam kedua masyarakat yang disebutkan diatas.Kebudayaan barat membentuk masyarakat yang memiliki keterbukaan, critical thinking, dsb. Di Jepang terbentuk masyarakat yang masih menganggap nilai-nilai luhur nenek moyangnya, dan nilai kekeluargaan sebagai pegangan.
Kebudayaan terbentuk melalui pola-pola hidup yang diterapkan oleh masyarakat, yang dipengaruhi oleh kondisi internal dan eksternal masyarakat itu sendiri. Dalam kondisi internal, bentuk kebudayaan dipengaruhi oleh hubungan kekerabatan, seremonial, bahasa, hukum dsb. Oleh kondisi internal, kebudayaan dipengaruhi oleh lingkungan geografis, dan oleh berbagai faktor, kebudayaan lain yang mempengaruhi kebudayaan tersebut. Kebudayaan yang kemudian membentuk masyarakat selanjutnya. Namun, kebudayaan tidak lantas terus-menerus sebagai panutan statis pembentuk masyarakat tetapi juga dibentuk lagi oleh masyarakat. Hal ini adalah proses kreasi-interaksi antara budaya dan masyarakat. Budaya sangat berpengaruh, budaya mencerminkan pengalaman sejarah suatu bangsa, yang tertanam dalam tradisi mereka, dan membentuk sikap dan pengharapan mereka terhadap dunia. Budaya bisa menjadi pendorong atau beban yang menghambat atau mempercepat perubahan
[2]
Dengan membicarakan kebudayaan di Indonesia, cukup rumit memang untuk...
You must Login to view the entire paper.
If you are not a member yet, Sign Up for free!